Welcome

Assalamu'alaikum, Selamat Datang Di Blog Ilmu Farmasi, Semoga Artikelnya Bermanfaat, Terimakasih Atas Kunjungannya

Asam Retinoat (Retinoic Acid)

Deskripsi, Golongan/kelas terapi, Nama Dagang, , Indikasi, Dosis, Cara Pemberian dan Lama Pemberian, Farmakologi, Stabilitas penyimpanan, Kontraindikasi, efek samping, Interaksi, Mekanisme, Bentuk Sediaan, Peringatan, Kasus Temuan Dalam Keadaan Khusus, Informasi Pasien, Monitoring Penggunaan Obat Asam Retinoat (Retinoic Acid)
(ilustrasi)
Deskripsi
- Nama & Struktur         Kimia
:
Iso-Tritinoin, Asam Rinoat Vitamin A, 15 -beta caroten-15 oic acid
- Sifat Fisikokimia
:
Serbuk hablur, kuning sampai jingga muda tidak larut dalam air, sukar larut
dalam etanol
- Keterangan
:
Sinonim : Tretinoin
Golongan/Kelas Terapi
Obat Topikal untuk Kulit
Nama Dagang
- Jeraklin
- Melavita
- Nuface
- Retin A
- Skinovit
- Tracne
- Trentin
- Vitacid
- Eudyna
Indikasi
Pengobatan acne vulgaris (jerawat) termasuk nodulocystic, jerawat konglobat, jerawat berat, jerawat yang tak bisa diobati dengan antibiotika, jerawat dengan masalah psikologis, jerawat pada wanita umur 30-40 tahunan, kulit yang rusak karena cahaya (photodamaged skin)
Dosis, Cara Pemberian dan Lama Pemberian
Secukupnya oleskan pada luka jerawat. Mulai terapi dengan sediaan berkekuatan rendah (krim 0.025%, gel 0.04% atau 0.01%) dan tingkatkan dosis jika bisa ditoleransi, sekali sehari sebelum tidur atau saat beraktiitas. Jika timbul rasa tersengat atau iritasi, kurangi frekuensi pemakaian.
Farmakologi
Sangat sedikit diserap melalui kulit. Metabolisme : Hati untuk jumlah kecil yang terabsorbsi. Ekskresi melalui urin dan feses.
Stabilitas Penyimpanan
Tidak tahan dalam larutan yang mengandung antioksidan. Simpan ditempat tertutup rapat lebih baik dalam gas inert, terlindung dari cahaya. Jauhkan dari anak-anak, jangan simpan di dekat kamar mandi, kulkas dan tempat panas.
Kontraindikasi
Hipersensitivitas, kehamilan, pengguna kontrasepsi, riwayat epitelioma kulit dan sunburn.
Efek Samping
Reaksi lokal (rasa terbakar, eritema, gatal, kulit kering atau terkelupas), peningkatan sensitivitas terhadap UV B, perubahan sementara pada pigmentasi kulit, iritasi mata, dan udema.Perubahan psikis (jika terjadi obat dihentikan) dan laporkan ke psikiater.
Interaksi
- Dengan Obat Lain : Peningkatan efek/toksisitas : penggunaan topikal sulfur, benzoil peroksida, asam salisilat, resorsinol, atau obat lain yang mempunyai efek pengering yang kuat dapat menyebabkan reaksi efek samping pada penggunaan asam retionoat.
- Dengan Makanan : Hindari penggunaan makanan yang banyak mengandung vitramin A (seperti minyak ikan).
Pengaruh
- Terhadap Kehamilan : Faktor resiko : C
- Terhadap Ibu Menyusui : Asam retinoat diketahui didistribusikan ke air susu.
- Terhadap Anak-anak : -
- Terhadap Hasil Laboratorium : -
Parameter Monitoring
-
Bentuk Sediaan
Krim, Tube 20 g, 0,05%
Peringatan
Hati hati jangan sampai terkena mata, mulut dan selaput mukosa lain. Tidak dapat dipakai bersama keratolitik. Pada penggunaan agar dihindari terkena cahaya matahari. Tidak digunakan pada Infeksi mukosa, kulit memerah. Pada saat penggunaan disarankan menggunakan penangkal / penyaring sinar UV.
Kasus Temuan Dalam Keadaan Khusus
-
Informasi Pasien
Sampaikan kepada dokter atau apoteker kalau pernah alergi dengan obat ini. Pada saat akan memakai obat ini cuci kulit dengan bersih menggunakan sabun atau air hangat.
Mekanisme Aksi
Bekerja dengan merangsang epitel membentuk sel tanduk dan mengurangi kohesi pada folikel sebum sehingga mudah untuk dihilangkan, menghambat pembentukan mikrokomedon dan menghilangkan luka yang sudah ada.
Monitoring Penggunaan Obat
-

Daftar Pustaka
IONI
Martindale, 34th edition, 2005
BNF 52
Merck Index
Farmakope Indonesia
ISO Indonesia 42
Iso Generik
Advice for Patient (USP DI)
Drug Information Handbook, 14th edition
[Dinkes Tasikmalaya]

1 comment:

Xiao Lena said...

Keren blog nya. Smgt terus nge blognya! :)