Welcome

Assalamu'alaikum, Selamat Datang Di Blog Ilmu Farmasi, Semoga Artikelnya Bermanfaat, Terimakasih Atas Kunjungannya

14 Fakta Pengaruh Minuman Beralkohol Terhadap Tubuh


  1. Konsumsi alkohol rutin atau dalam jumlah tinggi menyebabkan gangguan serius pada sistem saraf pusat
  2. Alkohol mempengaruhi sistem saraf dengan menghambat distribusi sinyal antara saraf tulang belakang dengan otak.
  3. Alkohol diserap oleh darah yang pada akhirnya mempengaruhi saraf sehingga memicu mati rasa.
  4. Alkohol merupakan depresan yang menekan kinerja sistem saraf pusat. Alkohol juga dikenal meningkatkan aktivitas ‘asam gamma aminobutyric’ (GABA) dan melemahkan ‘glutamin’. Akibatnya, koordinasi tubuh seseorang menjadi tumpul. Kurangnya koordinasi dan perilaku yang tidak terkontrol merupakan efek paling terlihat ketika seseorang mabuk.
  5. Sel-sel menjadi semipermeabel atau berubah lebih tebal akibat konsumsi alkohol. Sel-sel yang tidak sehat ini akhirnya berkontribusi dalam melemahkan sistem saraf.
  6. Tingkat toleransi seseorang yang tinggi terhadap alkohol membuatnya lebih rentan terhadap berbagai macam infeksi.
  7. Konsekuensi berat seperti serangan jantung, stroke, dan demensia berpotensi terjadi.
  8. Konsumsi alkohol kronis atau bertahap menyebabkan kecanduan minuman beralkohol. Gejala khas kecanduan akan meliputi panik, kecemasan, tremor, mual, dan gangguan tidur.
  9. Alkohol juga akan merusak kedua lobus frontal, sekaligus mengurangi berat dan ukuran otak.
  10. Kecanduan alkohol akan membuat seseorang kekurangan vitamin. Alkohol membuat tubuh gagal menyerap vitamin B-1 (thiamine). Sindrom ini dikenal sebagai ‘ensefalopati Wernicke’ yang menyebabkan kurangnya koordinasi, gangguan penglihatan, ingatan jangka pendek, dan kebingungan.
  11. Alkohol menunjukkan dampak pula pada formasi reticular, sumsum tulang belakang, cerebral cortex, dan otak kecil.
  12. Alkohol akan terlarut dalam lipid yang memicu berbagai efek neurokimia.
  13. Efek neurokimia yang timbuk diantaranya meningkatkan aktivitas neurotransmiter seperti dopamin dan norepinefrin.
  14. Alkohol juga meningkatkan produksi beta-endorphin, yang merupakan agen anti-nyeri.
           dan masih banyak lagi pengaruh buruk Minuman Beralkohol

Efek alkohol tergantung pada usia, jenis kelamin, kondisi fisik, dan faktor lainnya.
- Konsumsi Rendah
Kuantitas rendah alkohol akan mengurangi ketegangan, melemaskan otot-otot, menurunkan refleks, dan juga mengurangi waktu reaksi dan koordinasi.
- Konsumsi Medium
Konsumsi medium alkohol menyebabkan mengantuk dan perubahan suasana hati.
- Konsumsi Tinggi
Konsumsi tinggi alkohol menyebabkan kesulitan bernapas, kadang-kadang bahkan kegagalan napas, muntah, serangan panik, tidak sadar, kadang-kadang menyebabkan koma, dll

Yuuk Hindari MIRAS !!!

[ae/o]

No comments: