Welcome

Ass wr wb, Selamat Datang Di Blog Ilmu Farmasi, Semoga Artikelnya Bermanfaat, Terimakasih Atas Kunjungannya

Suspensi


Baca juga : Keuntungan dan kerugian sediaan suspensi

Suspensi atau suspension menurut farmakope edisi IV adalah sediaan cair yang mengandung partikel padat tidak larut, yang terdispersi dalam fase cair. suspensi oral merupakan sediaan suspensi yang ditujukan untuk penggunaan secara oral.
Suspensi menurut farmakope III adalah sediaan yang mengandung bahan obat padat dalam bentuk halus dan tidak larut, terdispersi dalam cairan pembawa.
Suspensi menurut USP XXVII, suspensi oral adalah sediaan cair yang menggunakan partikel-partikel padat terdispersi dalam suatu cairan pembawa cair atau flavouring agent yang cocok untuk pemakaian oral. suspensi topikal
adalah sediaan cair yang mengandung partikel-partikel padat yang terdispersi dalam suatu pembawa cair, untuk pemakaian kulit. Suspensi otic adalah sediaan cair yang mengandung partikel-partikel mikro untuk pemakaian diluar telinga.
Menurut formularium nasional, suspensi adalah sediaan cair yang mengandung obat padat, tidak melarut dan terdispersi sempurna dalam cairan pembawa.

Formula Umum
suspensi umumnya mengandung :
zat aktif
bahan pensuspensi (suspending agent)
bahan pembasah (wetting agent/humektan)
antioksidan bila perlu
pemanis dan anticaking
pewarna dan flavour
pewangi dan floculating agent
antibusa/ anti foaming dan pengawet

Macam-macam suspensi :
suspensi oral
suspensi topikal
suspensi tetes telinga
suspensi optalmik

Syarat suspensi
Menurut FI IV 1995 supensi harus :
  • tidak boleh dipakai melali intra vena dan intratekal
  • suspensi digunakan secara tertentu misal untuk mata, harus menggunakan pengawet
  • suspensi harus dikocol sebelum digunakan
  • suspensi harus disimpan dalam wadah tertutup rapat
Menurut FI III 1979 suspensi harus :
  • zat terdispersi harus halus dan tidak boleh cepat mengendap
  • jika dikocok harus terdispersi kembali
  • dapat menggunakan zat tambahan untuk menjamin stabilitas sediaan suspensi
  • kekentalan sediaan tidak boleh terlalu tinggi agar mudah dikocok dan dituang
  • karakteristik suspensi harus sedemikian rupa sehingga ukuran suspensoid tetap konstan dalam waktu penyimpanan yang cukup lama
Suspending Agent
suspending agent berfungsi untuk memperlama pengendapan, mencegah penurunan partikel, mencegah penggumpalan resin dan bahan berlemak.

Penggolongan Suspending agent :
1. golongan polisakarida : gom akasia, tragakan, Na-alginat, starch, karagen, gum
2. turunan selulosa : metil selulosa, CMC-Na, avicel, hidroksi etil selulosa
3. golongan clay : bentonit, veegum
4. polimer sintetik : golongan carbomer

Bahan pembasah
Bahan pembasah (wetting agent) / humektan berfungsi untuk menurunkan tegangan permukaan, memperkecil sudut kontak, meningkatkan dispersi bahan yang hidrofob.

Sumber: Farmasetika Dasar

No comments: